-
DAERAH

Tidak Laporkan LADK, KPU Palopo Coret Partai Buruh

×

Tidak Laporkan LADK, KPU Palopo Coret Partai Buruh

Sebarkan artikel ini
Partai Buruh. (Foto:net)

PALOPO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mencoret Partai Buruh dari Kontestasi Pemilu 2024 di Kota Palopo.

Divisi tekhnis penyelenggaraan pemilu KPU Kota Palopo, Muhadzir mengatakan, partai Buruh dicoret karena ada beberapa alasan mendasar yang sebelumnya telah dilakukan proses klarifikasi dengan pimpinan Partai Buruh.

“Setelah kami berkonsultasi dengan KPU Provinsi dan menyarankan untuk proses klarifikasi dan itu sudah kami lakukan dengan menghubungi pimpinan Partai Buruh di Kota Palopo, hasilnya bahwa Partai Buruh tidak melaporkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) sehingga menguatkan alasan kami berdasarkan peraturan KPU maka kami membatalkan Partai Buruh sebagai peserta Pemilu di Kota Palopo,” kata Muhadzir, dilansir dari Kompascom, Kamis 25 Januari 2024.

Muhadzir mengatakan, selain tidak memasukkan LADK Partai Buruh juga tidak membuka Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) dan minus calon legislatif.

“Meskipun punya kepengurusan dan SK tetapi Partai Buruh tidak mengusulkan calon anggota legislatif, yang selanjutnya adalah dari awal Partai Buruh tidak membuka Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK),” ucap Muhadzir.

Muhadzir menambahkan, di Kota Palopo terdapat 5 partai politik yang tidak mengikuti kontestasi Pemilu 2024 karena tidak dapat memenuhi syarat yang dipersyaratkan sebelumnya.

“Partai politik yang tidak ikut kontestasi Pemilu 2024 di Kota Palopo yakni Partai Ummat, Garuda, PKN, PBB dan Partai Buruh. Jadi nantinya KPPS akan menyosialisasikan di masyarakat bahwa kelima partai ini tidak ikut kontestasi Pemilu 2024 di Kota Palopo,” ujar Muhadzir.

Sejumlah partai politik yang telah menyerahkan LADK di KPU Kota Palopo terlihat memiliki saldo nol rupiah.

“Memang ada partai politik yang saldonya nol rupiah, ada 8 partai politik yang tidak usah saya sebutkan dan bisa dilihat seperti yang tertera di pengumuman,” ujar Muhadzir.

Selain partai politik yang memiliki saldo nol rupiah, terdapat pula partai politik yang penerimaan dana kampanyenya tinggi.

“Berdasarkan tanda terima dan berita acara penerimaan LADK perbaikan tahun 2024 Partai politik yang saldonya tinggi yakni PKS sebesar Rp 14.000.000, disusul Golkar Rp 13.000.000, dan PPP Rp 10.000.000,” tutur Muhadzir.

Berdasarkan pengumuman KPU Palopo nomor 62/PL.01.7-Pu/7373/2024 tentang hasil penerimaan laporan awal dana kampanye perbaikan peserta pemilihan umum tahun 2024, Delapan partai politik yang saldo awal nol rupiah untuk kampanye adalah PKB, PDIP, PKN, Hanura, PAN (pengeluaran 2.050.000 pengeluaran Rp 2.050.000, PSI, Perindo dan PPP (penerimaan Rp10.000.000 pengeluaran Rp 10.000.000). (*)