METRO

Kunjungi Lokasi Longsor di Bastem, Pj Walikota Palopo Perintahkan Dinas PU dan DLH Turungkan Armada

×

Kunjungi Lokasi Longsor di Bastem, Pj Walikota Palopo Perintahkan Dinas PU dan DLH Turungkan Armada

Sebarkan artikel ini

PALOPO – Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, SH. M.Si., meninjau langsung lokasi bencana longsor di wilayah Bunglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, Senin (26/2/2024).

Lokasi terjadinya longsor ini berdekatan dengan wilayah Kota palopo, sekira 15 kilo meter.

Dalam peninjauan itu, Pj. Wali Kota menyaksikan evakuasi yang dilakuakan tim TRC BPBD, Damkar dan PMI bersama TNI-Polri dan masyarakat terhadap korban yang tertimbun material longsor.

“Kita sudah perintahkan Kepala Dinas PU untuk segera mendatangkan alat berat ke lokasi longsor, untuk membantu evakuasi,” kata Asrul Sani.

Asrul Sani juga menginstruksikan pada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo untuk mengirimkan armada bantuan.

“Kita sudah instruksikan untuk membawa peralatan seperti sekop dan linggis serta peralatan lainnya untuk evakuasi korban sambil menunggu alat berat yang datang,” ujarnya.

Di sekitar lokasi longsor, kata Asrul, tim dari Dinas Kesehatan bersama BPBD Kota Palopo, telah mendirikan posko dan bantuan berupa makanan siap saji.

“Tenda tenda dari Dinas Sosial Kota juga telah tiba di lokasi longsor untuk menjadi posko, kita berharap proses evakuasi tersebut berjalan lancar dan korban yang dikabarkan tertimbun longsor, segera ditemukan,” pungkasnya.

Untuk sementara, dari evakuasi manual yang dilakukan, telah ditemukan 13 korban, 9 dalam kondisi selamat dan 4 orang meninggal dunia.

Sementara dari evakuasi itu, turut ditemukan pula sebayak 7 kendaraan roda dua.

Turut mendampingi Pj Wali Kota yakni, Sekda Palopo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Palopo, Kalaksa BPBD, Kadis PU, Kadis Sosial.

Selain itu Ada pula dari TRC BPBD Kota Palopo, Damkar, PMI dan Tagana Dinsos Kota Palopo, membantu proses evakuasi korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *