PERISTIWA

Imbas Perang Antar Dusun di Desa Seba-Seba, Anggota DPRD Luwu Dikabarkan Terkena Peluru Senjata Rakitan

×

Imbas Perang Antar Dusun di Desa Seba-Seba, Anggota DPRD Luwu Dikabarkan Terkena Peluru Senjata Rakitan

Sebarkan artikel ini
Perang Kelompok (Ilustrasi/Int)

LUWU — Konflik antarwarga yang terjadi di Desa Seba-Seba, Kabupaten Luwu, memasuki malam kedua. Insiden tersebut dilaporkan mengakibatkan sedikitnya tiga orang menjadi korban.

Kapolsek Walenrang, AKP Abdul Aziz, membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut. Dari tiga korban yang dilaporkan, dua di antaranya disebut berasal dari desa lain, sementara satu korban lainnya merupakan warga Desa Seba-Seba.

Namun, hingga kini identitas korban yang merupakan warga Desa Seba-Seba tersebut belum disampaikan secara resmi oleh Kapolsek.

Di tengah situasi tersebut, beredar kabar bahwa salah satu korban merupakan anggota DPRD Kabupaten Luwu berinisial SR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Informasi yang beredar menyebutkan, SR diduga terkena peluru dari senjata rakitan dan saat ini menjalani perawatan di RS Bintang Laut, Kota Palopo.

Kabar tersebut juga diperkuat oleh keterangan salah seorang warga sekitar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

“Peristiwa perang antar dusun itu sudah dua malam. Malam pertama motor pak dewan dan pak dusun dirusak. Kemudian malam kedua pak dewan yang terkena peluru senjata rakitan,” ungkap warga tersebut.

Sebelumnya, situasi di Desa Seba-Seba memang dilaporkan memanas akibat bentrokan antar kelompok. Pada malam pertama, dua kendaraan yang disebut milik anggota DPRD dan kepala dusun dilaporkan mengalami kerusakan.

Ketegangan kemudian berlanjut pada malam berikutnya hingga muncul informasi mengenai penggunaan senjata rakitan yang menyebabkan korban luka.

Meski demikian, informasi mengenai anggota DPRD berinisial SR yang disebut terkena peluru masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak kepolisian maupun pihak rumah sakit. Termasuk kondisi korban dan kronologi pasti mengenai bagaimana korban terkena tembakan.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa yang terjadi. Situasi keamanan di lokasi juga menjadi perhatian guna mencegah bentrokan susulan.

Pihak kepolisian diharapkan segera mengungkap kronologi lengkap kejadian serta mengidentifikasi para pihak yang terlibat agar konflik tidak semakin meluas dan kondisi keamanan masyarakat dapat kembali kondusif.