DAERAH

Usai Sertijab, Anton Langsung Sisir Rumah Warga Salurkan Bantuan

×

Usai Sertijab, Anton Langsung Sisir Rumah Warga Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini

LUWU – Baru sehari resmi dilantik oleh Bupati Luwu sebagai Lurah Tanamanai, Anton, S.M tak ingin berlama-lama beradaptasi. Ia langsung menunjukkan komitmennya dengan turun menyapa dan membantu warga yang membutuhkan di wilayahnya.

Usai melaksanakan serah terima jabatan dari pejabat sebelumnya, Kamsul Alimuddin, Anton bergerak cepat menyisir sejumlah warga kurang mampu untuk menyalurkan bantuan Ramadan.

Pada Jumat (27/2/2026), Anton mendatangi langsung rumah-rumah warga di Kelurahan Tanamanai, Kecamatan Belopa. Ia menyerahkan bingkisan Ramadan kepada masyarakat yang dinilai layak menerima bantuan, sekaligus berdialog untuk mendengar kondisi dan kebutuhan mereka secara langsung.

“Alhamdulillah, setelah serah terima jabatan, kami langsung mengunjungi warga Tanamanai untuk memberikan bingkisan Ramadan bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Anton.

Menurutnya, langkah cepat tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah kelurahan dalam meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan mempererat solidaritas sosial.

“Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial. Sudah sepatutnya kita hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Anton menegaskan, sebagai lurah dirinya memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, hingga menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (kamtibmas) di wilayah kelurahan. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi fokus utama kepemimpinannya.

Ia memastikan program pemberdayaan masyarakat akan menjadi prioritas, terutama yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi warga.

“Kita akan memprioritaskan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi warga. Di samping itu, fungsi pelayanan dan pembinaan kemasyarakatan akan terus dimaksimalkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Anton juga mengajak seluruh elemen masyarakat Tanamanai untuk memperkuat sinergi, menjaga persatuan, dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif.

“Jika wilayah aman dan kondusif, masyarakat akan merasa nyaman beraktivitas. Dengan begitu, perputaran ekonomi dapat tumbuh dan berkembang lebih baik,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Anton berharap momentum Ramadan dapat semakin mempererat silaturahmi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat.

“Mari kita jaga kesucian bulan Ramadan ini dengan hati yang tulus dan ikhlas, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Tanamanai yang lebih baik,” pungkasnya.