LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu mencatatkan capaian positif dalam penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan meraih nilai 2,76, dan masuk kategori Baik pada hasil Evaluasi/Pemantauan SPBE Tahun 2025.
Capaian tersebut merupakan hasil pemantauan yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terhadap implementasi SPBE di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu. Pemantauan ini menilai berbagai aspek, mulai dari kebijakan, tata kelola, manajemen, hingga layanan pemerintahan berbasis elektronik.
Hasil pemantauan menunjukkan adanya peningkatan berkelanjutan dari tahun ke tahun. Indeks SPBE Kabupaten Luwu pada 2019 berada di angka 1,53 (Kurang), kemudian menunjukkan tren positif dengan capaian 2,29 (Cukup) pada 2021, 2,26 (Cukup) pada 2022, 2,58 (Cukup) pada 2023, 2,60 (Baik) pada 2024, hingga mencapai 2,76 (Baik) pada 2025.
Hasil evaluasi tersebut, juga memperlihatkan kinerja yang relatif baik pada sejumlah domain SPBE. Antara lain domain kebijakan, tata kelola, manajemen SPBE, serta layanan administrasi dan layanan publik berbasis elektronik. Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital pemerintahan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Bupati Luwu, H. Patahudding, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital. Menurutnya, implementasi SPBE menjadi bagian penting dalam mewujudkan birokrasi yang efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sejalan dengan upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian juga terus memfokuskan program pengentasan area blank spot jaringan telekomunikasi, serta penyediaan layanan wifi gratis di area-area publik sebagai bagian dari penguatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Luwu, H. Muhammad, menyampaikan bahwa peningkatan indeks SPBE tidak terlepas dari upaya perbaikan infrastruktur dan layanan digital.
“Kami terus mendorong perluasan akses jaringan telekomunikasi, khususnya di wilayah yang masih mengalami blank spot, serta menghadirkan wifi gratis di ruang publik agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaat transformasi digital pemerintah,” ujarnya.
Capaian Indeks SPBE Tahun 2025 ini, menjadi motivasi Pemerintah Kabupaten Luwu untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis elektronik, sekaligus memperluas akses layanan digital yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.







