MAROS – Kabar gembira datang bagi para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan total hadiah fantastis mencapai Rp2 miliar bagi para juara dalam ajang religius bergengsi tersebut.
Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, saat membuka secara resmi perhelatan MTQ di Lapangan Palantikan, Kabupaten Maros, Minggu (12/4/2026) malam.
“Total hadiah yang Pemprov siapkan sebesar Rp2 miliar. Untuk juara pertama di setiap cabang lomba diberikan Rp30 juta, sedangkan juara dua dan tiga diserahkan pengaturannya kepada panitia,” ujar Andi Sudirman, yang akrab disapa ASS.
Tak hanya hadiah utama, Pemprov Sulsel juga menyiapkan berbagai hadiah tambahan yang tak kalah menarik. Untuk kategori juara umum, juara pertama akan memperoleh dua paket umrah, juara kedua satu paket umrah, dan juara ketiga mendapatkan satu unit motor listrik.
Selain itu, panitia juga menyiapkan 10 unit sepeda yang akan dibagikan kepada peserta, dengan mekanisme penentuan penerima diserahkan kepada panitia pelaksana.
Dalam sambutannya, Gubernur turut mengingatkan Dewan Hakim agar menjunjung tinggi sportivitas dan objektivitas dalam melakukan penilaian.
Ia juga memberikan apresiasi atas kesiapan Pemerintah Kabupaten Maros sebagai tuan rumah yang dinilai sukses menghadirkan suasana MTQ yang semarak dan meriah.
“Terima kasih kepada Pemkab dan seluruh masyarakat Maros. Pelaksanaan MTQ ini sangat semarak dan meriah,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada daerahnya untuk menjadi tuan rumah ajang tingkat provinsi tersebut.
“Kami bersama seluruh masyarakat Maros sangat gembira. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan,” ucapnya.
Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, turut mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Provinsi dalam penyelenggaraan MTQ sebagai bagian penting dari pembangunan umat.
“Pembangunan umat tidak cukup hanya fisik, tetapi juga harus ditopang pembangunan mental, spiritual, moral, dan akhlak,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana syiar Islam sekaligus wadah pembinaan generasi Qur’ani.
“MTQ merupakan media syiar Islam sekaligus momentum meneguhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” tegasnya.
Pelaksanaan MTQ XXXIV ini diharapkan tidak hanya melahirkan para juara terbaik, tetapi juga mampu memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan generasi yang mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.







