HUKRIMPERISTIWA

Diduga Cemburu Buta, Pria Mabuk Tikam Pemuda di Depan Pacarnya

×

Diduga Cemburu Buta, Pria Mabuk Tikam Pemuda di Depan Pacarnya

Sebarkan artikel ini
Pelaku penikaman Oxsin (23) saat diamankan Polsek Walenrang

LUWU – Aksi kekerasan menggunakan senjata tajam kembali menggemparkan warga Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu. Dimana seorang pemuda menjadi korban penikaman brutal yang dilakukan oleh seorang pria dalam kondisi mabuk, Minggu (29/3/2026).

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WITA di Dusun Po’poran, Desa Lempe Pasang. Korban diketahui bernama Vandi (20), seorang pelajar asal Desa Ilan Batu Uru.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban menjemput pacarnya di Kota Palopo untuk diantar pulang ke Desa Lempe Pasang.

Tak lama berselang, korban berpamitan untuk mengonsumsi minuman keras tradisional jenis ballo yang berada tidak jauh dari rumah sang pacar. Namun nahas, saat hendak menaiki sepeda motor di area parkir, tiba-tiba datang seorang pria dalam kondisi mabuk.

Pelaku yang diketahui bernama Oxsin (23) langsung menghampiri korban. Tanpa banyak bicara, ia menarik korban dari atas motor, lalu mengeluarkan badik dan menusuk perut korban satu kali. Aksi penikaman itu terjadi tepat di depan pacar korban.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk terbuka di bagian perut, tepat di atas pusar, dan kehilangan cukup banyak darah.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian segera memberikan pertolongan dan melarikan korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Mendapat laporan dari masyarakat, aparat Unit Reskrim Polsek Walenrang langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Dipimpin Kapolsek Walenrang, AKP Abdul Azis, petugas berhasil mengamankan pelaku hanya dalam hitungan jam.

Pelaku ditangkap sekitar pukul 18.30 WITA di Desa Lempe Pasang pada hari yang sama. Saat diinterogasi, pelaku mengakui seluruh perbuatannya dan langsung digiring ke Mapolsek Walenrang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi penikaman tersebut. Namun dugaan sementara, tindakan nekat pelaku dipicu oleh rasa cemburu yang diperparah oleh pengaruh minuman keras.

Kasus ini kembali menjadi peringatan serius bagi masyarakat akan bahaya konsumsi alkohol berlebihan yang kerap memicu tindakan kriminal dan kekerasan.