PALOPO – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palopo, H. Usman Senong, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan tata kelola administrasi yang modern dan profesional di lingkungan madrasah.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada para pegawai madrasah di sela kunjungannya memantau pelaksanaan Ujian Madrasah kelas XII di MAN Kota Palopo.
Dalam arahannya, Usman Senong menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi perhatian utama, terutama pada unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang merupakan garda terdepan lembaga ketika menerima tamu atau masyarakat yang datang berkunjung.
“PTSP adalah wajah pertama lembaga ketika ada tamu datang. Karena itu harus benar-benar diperhatikan. Petugas perlu mendapatkan training khusus agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar setiap tamu yang datang disambut dengan baik tanpa membedakan latar belakang. Budaya pelayanan yang ramah dinilai menjadi kunci agar setiap urusan masyarakat dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.
“Siapapun tamunya harus disapa dengan baik. Kuncinya ada di PTSP, di situlah masalah masyarakat diselesaikan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mendorong agar madrasah menyiapkan ruang tunggu dan ruang konsultasi khusus bagi layanan PTSP agar masyarakat merasa nyaman saat mengurus berbagai keperluan. Dalam memberikan pelayanan, seluruh petugas juga diminta menerapkan prinsip 3S, yakni senyum, salam, dan sapa.
Pada kesempatan yang sama, Usman Senong juga menyoroti pentingnya peran kehumasan dalam membangun citra positif lembaga. Menurutnya, humas merupakan corong informasi yang memperkenalkan berbagai program, kegiatan, serta prestasi Kementerian Agama kepada masyarakat.
“Humas itu corong Kemenag. Citra instansi juga terlihat dari bagaimana informasi disampaikan kepada publik. Prestasi siswa harus diangkat dan dipublikasikan, termasuk melalui media sosial,” jelasnya, Minggu (8/3/2026).
Ia bahkan mendorong agar aktivitas publikasi digital dimasukkan dalam indikator kinerja pegawai, termasuk jumlah viewer atau jangkauan publikasi yang tercantum dalam Rencana Hasil Kerja (RHK) pada aplikasi e-Kinerja.
Para Aparatur Sipil Negara (ASN) juga diharapkan aktif membaca berita dan menonton video kegiatan lembaga agar tetap melek informasi dan memahami perkembangan instansi.
Selain itu, setiap ASN didorong untuk membuat flyer atau konten sederhana terkait kegiatan di unit kerja masing-masing sebagai bentuk pemanfaatan sumber daya manusia yang ada. Publikasi yang intensif dinilai penting untuk mengangkat berbagai kegiatan dan prestasi yang ada di lingkungan Kementerian Agama.
Tidak hanya menyoroti pelayanan dan publikasi, Usman Senong juga menegaskan pentingnya tertib administrasi di lingkungan madrasah. Menurutnya, seluruh proses administrasi harus mengikuti regulasi yang berlaku, seperti Keputusan Menteri Agama (KMA), Peraturan Menteri Agama (PMA), serta aturan lainnya agar tata kelola administrasi berjalan dengan baik dan akuntabel.
Ia juga mendorong percepatan digitalisasi arsip melalui pemanfaatan aplikasi Srikandi serta penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE).
“Ke depan kita akan mengaktifkan digitalisasi arsip melalui aplikasi Srikandi sehingga penyusunan dan pengarsipan surat dapat dilakukan dengan cepat dan efektif. Dengan TTE, surat bisa segera dikirim dan ketika dibutuhkan kembali sudah tersimpan rapi dalam sistem,” jelasnya dikutif dari laman kemenag.co.id.
Menurutnya, penerapan sistem digital tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi digital layanan sekaligus mendukung konsep ekoteologi di lingkungan Kementerian Agama.
Dengan sistem administrasi digital, penggunaan kertas dan tinta dapat diminimalkan sehingga mendukung konsep pelayanan yang lebih ramah lingkungan atau paperless.
Sementara itu, Kepala MAN Kota Palopo, Hj. Jumrah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan arahan yang diberikan oleh Plt. Kakan Kemenag Kota Palopo. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi madrasah untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja.
“Kami sangat mengapresiasi pertemuan ini karena menjadi bahan evaluasi dan informasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan serta kinerja di MAN Kota Palopo,” ungkapnya.
Kegiatan briefing tersebut turut dihadiri oleh Pengawas Madrasah Hj. Radhiah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas Abdul Wahhab, Kepala Tata Usaha Firdaus, serta segenap tenaga kependidikan di lingkungan MAN Kota Palopo.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola lembaga serta peningkatan kualitas layanan pendidikan di madrasah.







