DAERAH

Berkunjung ke Palopo, Mentan Ingatkan Distributor Pupuk Tidak Persulit Petani

×

Berkunjung ke Palopo, Mentan Ingatkan Distributor Pupuk Tidak Persulit Petani

Sebarkan artikel ini
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat berkunjung ke Palopo. (Foto:ist)

PALOPO – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan ke Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Amran mengingatkan distributor pupuk tidak mempersulit para petani.

Wanti-wanti Amran itu bermula saat ia menerima curhat para petani yang resah pupuk langka dan mahal.

Petani menduga ada pihak distributor pupuk yang sengaja melakukan hal tersebut.

“Saya ke sini untuk mendengar langsung keluhan dan kendala dari petani dan langsung diselesaikan masalahnya,” ujar Amran saat menghadiri acara Temu Teknis Pekebun 2024 di Lapangan Pancasila Kota Palopo, Jalan Andi Tadda, Kecamatan Wara, Sabtu 3 Februari 2024.

Berdasarkan pengakuan petani, pupuk saat ini sulit untuk didapatkan.

Apabila tersedia, maka harga pupuk tersebut dibanderol dengan harga sedikit mahal.

Mendengar keluhan petani tersebut, Amran Sulaiman mengingatkan kepada distributor pupuk yang ada di Luwu Raya untuk tidak mempersulit dan mempermainkan harga pupuk subsidi untuk petani.

“Para distributor atau pengecer tolong jangan mempersulit, kalau ada yang mempersulit dan macam-macam saya cabut izinnya. Saat ini cara mengambil pupuk subsidi cukup dengan memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), ” ucapnya.

Selain distributor dan pengecer, dirinya juga mengingatkan para pejabat di kementeriannya jika tidak serius mengawasi jalanya pendistribusian pupuk subsidi di seluruh Indonesia.

Maka dirinya tak segan akan mencopot jabatan yang bersangkutan.

“Bapak, ibu, dengar baik-baik, waktu saya ditakdirkan menteri selama 5 tahun, ada 1.500 yang saya copot dan ada 700 yang saya penjarakan,” ungkapnya.

Amran Sulaiman mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah menyetujui penambahan anggaran pupuk subsidi sebesar Rp 14 triliun untuk memenuhi kuota pupuk untuk produksi di musim tanam 2024.

Harapannya Indonesia bisa jadi negara berdaulat dengan swasembada pangan.

“Beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo telah menyetujui penambahan anggaran pupuk subsidi sebesar 14 triliun atau 2,5 juta ton pupuk. Dengan tambahan ini semoga bisa menjadikan Indonesia negara berdaulat dengan swasembada pangan dan itu juga merupakan harapan bapak Presiden,” bebernya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *